Free Essay

Economic of Strategic

In: Business and Management

Submitted By willpras21
Words 2872
Pages 12
Laporan 18 Juni 2014

MICHAEL E. PORTER’S
GENERIC STRATEGIES

Oleh:
Aileen Gitta Wijaya / 0131111005
Angky Rinaldi / 0131111140
Fransisca Natania / 0131111279
Oviani Natalia / 0131111132
Syamsul Bakhri Salam / 0131111177
William Prasetya Tanuwijaya/ 0131111016

ECONOMICS OF STRATEGY
S1 BISNIS
PRASETIYA MULYA BUSINESS SCHOOL
2011
Pada tugas akhir kali ini, kami mengambil pembahasan teori chapter 9 yang berjudul Strategic Positioning for Competitive Advantage dan fokus kepada analisa teori Michael Porter yang terkenal yaitu Generic Strategies. Berikut ini adalah bagannya: Cost Leadership
Strategi ini berbicara mengenai langkah perusahaan untuk mengalahkan kompetitornya dengan menawarkan produk atau jasa yang memiliki cost atau biaya yang lebih rendah. Berikut ini adalah 3 tipe pendekatan cost leadership: 1. Benefit Parity: Produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan memiliki benefit atau manfaat yang sama, namun dengan cost atau biaya yang lebih rendah, bila dibandingkan dengan kompetitor. 2. Benefit Proximity: Produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan memiliki benefit atau manfaat yang sedikit lebih rendah bila dibandingkan dengan kompetitor. 3. Qualitatively Different from its rivals: Perusahaan mendefinisikan ulang suatu produk atau jasa dengan cara mengubah benefit maupun cost yang dimilikinya sehingga berbeda dari konsep awal mula produk atau jasa tersebut. AirAsia Berhad adalah sebuah maskapai penerbangan dengan sistem low-cost yang berkantor pusat di Kuala Lumpur, Malaysia, yang mulai beroperasi sejak 18 November 1996. AirAsia telah dinobatkan sebagai maskapai penerbangan bertarif rendah terbaik di dunia, yaitu sebesar US $ 0,023 per available seat kilometers (ASK), dan sekaligus juga merupakan pelopor low-cost travel di Asia. Saat ini, AirAsia Group beroperasi di penerbangan domestik dan internasional, dengan jumlah cakupan 100 tujuan atau destinations, yang tersebar di 22 negara. Jika dianalisa lebih lanjut, kesuksesan yang diraih AirAsia tidak terlepas dari slogannya yang berbunyi “Now Everyone Can Fly”. AirAsia memiliki konsep agar seluruh masyarakat yang ingin berpergian, dapat melakukannya melalui fasilitas maskapai penerbangan, dimana pada umumnya travelling via maskapai penerbangan jauh lebih mahal bila dibandingkan dengan transportasi lain seperti darat maupun laut (kereta api, bis, kapal laut). Konsep utama AirAsia adalah “low fare, no frills”, yang berarti bahwa harga tiket penerbangan yang tertera merupakan harga yang sesungguhnya, tanpa ada penambahan harga-harga lain layaknya iklan para kompetitor yang bertujuan untuk menarik perhatian, dimana pada akhirnya harga tiket melambung tinggi. Tidak hanya itu saja, no frills yang dimaksud juga melambangkan simplicity. AirAsia berusaha semaksimal mungkin untuk memotong biaya-biaya servis yang tidak diperlukan guna mencapai visinya untuk menjadi lowest cost airline in every market it serves. Hal ini tercermin dalam pengaplikasian benefit proximity ke dalam desain dan kualitas tempat duduk atau kursi penumpang pesawat AirAsia. Jarak antara kursi penumpang yang dimiliki AirAsia cenderung agak sempit bila dibandingkan dengan para kompetitornya, seperti Garuda Indonesia, Singapore Airlines, Cathay Pacific Airways, dan lain-lain. Tidak hanya itu saja, kualitas tempat duduk yang dimiliki Air Asiapun tergolong agak keras dan berukuran lebih kecil. Begitu juga dengan servis makanan, dimana kompetitor lain biasanya telah memasukkan biaya makanan ke dalam harga tiket pesawat, AirAsia bertindak sebaliknya. AirAsia menekan biaya tiketnya dengan menghilangkan servis makanan di dalam pesawat, yang mana pada kenyataannya, banyak makanan atau snack yang terbuang setiap penerbangan karena tidak setiap konsumen mengkonsumsinya. Maka dari itu, AirAsia memberikan charge tambahan bagi mereka yang benar-benar ingin dan membutuhkan makanan selama penerbangan berlangsung. Hal yang sama juga berlaku pada batasan maksimum atau jatah bagasi free yang disediakan AirAsia, yang mana lagi-lagi tidak sebesar para kompetitornya. Untuk memperkuat bukti konkrit prestasi dan kekuatan branding AirAsia yang menganut sistem cost leadership, berikut ini adalah daftar penghargaan yang pernah diraih AirAsia: (1) ATW Value Airline of the Year 2012; (2) Best Asian Low-Cost Carrier By TTG Travel Awards 2011; (3) World‟s Best Low Cost Airline 2011; dan (4) Best Low Cost Airline 2011 – Asia by Skytrax. Dari seluruh informasi ini, maka tidaklah heran jika penelitian menyebutkan bahwa “every 3 minutes, an AirAsia aircraft is either taking off or landing somewhere in Asia.”
Benefit Leadership
Strategi ini berbicara mengenai langkah perusahaan untuk mengalahkan kompetitornya dengan menawarkan produk atau jasa yang memiliki benefit atau keuntungan lebih. Berikut ini adalah 3 tipe pendekatan benefit leadership: 1. Cost Parity: Produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan memiliki cost atau biaya yang sama, namun berhasil menciptakan benefit atau manfaat yang lebih tinggi, bila dibandingkan dengan kompetitor. 2. Cost Proximity: Produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan memiliki cost atau biaya yang sedikit lebih tinggi bila dibandingkan dengan kompetitor. 3. Substantially higher B and C: Produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan memiliki benefit atau manfaat, dan cost atau biaya yang benar-benar berbeda dari kompetitor.
Apple merupakan perusahaan multinasional yang mendesain, mengembangkan, dan menjual barang elektronik untuk konsumen, software, online service, dan personal computer. Beberapa hardware Apple yang paling terkenal adalah komputer Mac, Iphone, Ipad, dan Ipod. Di sisi lain, online service Apple yang terkenal meliputi iTunes Store, iCloud, dan App store, yang dapat dengan mudah kita temui di dalam gadget-gadget hasil produksi Apple sendiri.
Perusahaan Apple ini pada awalnya didirikan oleh 3 orang, yaitu Steve Jobs, Steve Wozniak, dan Ronald Wayne pada tahun 1976. Mulanya, mereka hanya menjual dan mengembangkan personal computer saja. Tetapi seiring berjalannya waktu dan kesuksesan yang mereka raih, saat ini telah berubah menjadi salah satu perusahaan IT dan phone maker terbesar di dunia dengan jutaan pengguna yang selalu setia menggunakan produk Apple.
Jika disesuaikan dengan teori di atas, Apple merupakan contoh perusahaan yang menggunakan strategi benefit leadership, yaitu dengan menawarkan substantially higher B and C. Apple memiliki produk-produk premium dengan kualitas dan manfaat yang berada di atas para kompetitornya, tentunya dengan harga yang lebih tinggi dan biaya yang lebih besar karena Apple menerapkan teknologi yang lebih hebat dan mutakhir.
Untuk menciptakan sebuah benefit yang lebih besar daripada kompetitornya, perusahaan harus melakukan inovasi secara terus-menerus sehingga mampu berada selangkah di depan. Hal ini tercermin dari produk-produk yang diproduksi dan dipasarkan oleh Apple. 3 produk Apple yang sangat revolusioner, yaitu iPhone, iPod, dan iPad, telah memberikan benefit yang berada jauh diatas kompetitornya. iPod merupakan sebuah produk gebrakan baru dengan konsep dan sistem yang belum pernah ada sebelumnya. Saat itu, mayoritas perusahaan sejenis masih bergerak dan fokus terhadap mp3 player biasa, yang hanya mampu menyimpan lagu dalam hitungan megabyte, dimana iPod muncul dengan kapasitas memori dalam hitungan gigabyte. iPhone sendiri memiliki processor yang canggih, dengan RAM yang besar, serta layar yang sangat jernih. Selain unggul dari segi spesifikasi gadget, Apple juga unggul dalam segi kualitas fisik produknya. Apple selalu menggunakan material terbaik, sebagai contoh adalah metal yang digunakan sebagai bahan luar gadget, dimana mayoritas kompetitor sejenis seperti Samsung menggunakan bahan plastik.
Selain dari sisi produk, penerapan benefit leadership yang dilakukan Apple juga terlihat dari sisi jasa, yaitu dengan memberikan layanan terbaik kepada para konsumennya. Hal ini tercermin dari online service yang ditawarkan oleh Apple, seperti iTunes Store dan iCloud. Di dalam aplikasi online service ini, para pengguna Apple akan mendapatkan banyak manfaat yang lebih besar daripada apa yang ditawarkan oleh kompetitornya.
Walaupun menganut strategi benefit leadership, tingkat profitabilitas Apple tidak akan kalah dengan perusahaan lain yang menjual produk yang kualitasnya lebih rendah dan harga yang lebih murah, dan alasannya akan dijelaskan sebagai berikut.

1. Terdapat konsumen tertentu yang mau membayar gadget dengan harga premium. Hal ini dikarenakan dengan lifestyle saat ini, mempunyai gadget yang paling bagus merupakan sebuah gengsi tersendiri. Terbukti dengan terbentuknya loyalitas konsumen yang sangat tinggi dibandingkan dengan yang lain, dimana para pengguna Apple akan sangat sulit untuk berpindah ke merek lain. Mereka pun akan selalu menunggu produk terbaru Apple walaupun jaraknya hanya sekitar 1 tahun saja. 2. Produk yang dijual Apple merupakan experience good. Pada awal iPod baru diluncurkan, banyak pihak yang meremehkan produk tersebut karena merupakan sebuah produk baru yang belum pernah ada. Namun setelah konsumen membeli dan mencoba iPod tersebut, mereka baru dapat menilai manfaat dan keunggulan produk tersebut. Begitu juga engan iPhone dan iPad, pada awalnya belum dapat diterima banyak orang, namun setelah beberapa orang mencoba produk tersebut barulah mereka dapat merasakan benefit yang ditawarkan.
Stuck in the Middle
Stuck in the middle adalah ketika perusahaan tidak memiliki strategi yang jelas (cost-benefit leadership, differentiation, maupun focus) dan berusaha menjadi seperti perusahaan-perusahaan lain yang sukses. Hal ini menyebabkan terjadinya banyak biaya yang terbuang yang biasanya dikarenakan ingin mengambil beberapa pasar maupun sektor.
Nokia merupakan salah satu perusahaan terbesar di dunia yang memproduksi peralatan telekomunikasi. Nokia merupakan hasil merger dari beberapa perusahaan di Finlandia. Nokia yang berpusat di kota Espoo, Finlandia ini dikenal dengan produk telepon genggamnya yang dipasarkan untuk seluruh segmen pasar dengan menawarkan tipe-tipe protokol utama seperti GSM, CDMA, dan W -CDMA (UTMS).
Nokia sendiri berdiri sejak tahun 1871, namun pada saat itu Nokia belum memproduksi perangkat seluler. Nokia mulai memproduksi alat komunikasi yaitu radio telephone pada tahun 1979, kemudian disusul dengan hadirnya Nordic Mobile Telephone (NMT) pada tahun 1981, Global System for Mobile communication (GSM) pada tahun 1987, dan tercatat sejak 1992 hingga 2005 keberhasilan Nokia terus berlanjut. Hingga pada sekitar tahun 2007 Apple berhasil mengalahkan harga saham Nokia di pasar telepon genggam.
Kompetitor baru Nokia yang hadir dengan strategi yang lebih terfokus, seperti Apple yang menganut benefit leadership dan perusahaan ponsel China yang menganut cost leadership, akhirnya berhasil mengalahkan Nokia dengan cepat. Apple dengan produknya iPhone berhasil merebut pasar kalangan menengah ke atas dengan kemewahan dan diferensiasi produk yang ditawarkan. Sedangkan Google dengan operating system Android berusaha menyamai sistem yang dipergunakan Apple namun dengan harga yang lebih murah.
Keberhasilan Apple merebut pasar Nokia tidak semerta-merta berkat teknologi yang mereka miliki semata, melainkan juga dipengaruhi oleh desain iPhone yang minimalis, user interface, dan experience yang diberikan kepada konsumen yang mana kemudian berhasil mengubah cara pandang konsumen terhadap smartphone. Merespon kesuksesan Apple tersebut, Nokiapun berusaha untuk tetap mempertahankan pasarnya dengan menghadirkan produk N 5800 XM. Akan tetapi ternyata usaha Nokia gagal dikarenakan sistem operasi Symbian yang dimilikinya tidak mampu menjalankan aplikasi dengan baik dan fitur touch screen yang kurang sensitif bila dibandingkan dengan iPhone.
Bagaikan pepatah “sudah jatuh, tertimpa tangga pula”, Nokia yang belum berhasil pulih dari hentakan iPhone, kembali dikejutkan dengan kemunculan kompetitor baru yaitu Blackberry yang menawarkan kemudahan koneksi dan layanan blackberry internet service. Blackberry Messenger atau yang lebih dikenal dengan BBM berhasil menarik sebagian pasar Nokia yang tersisa. Merespon isu ini, Nokia kemudian tidak mau kalah dengan menghadirkan Nokia Messaging, Ovi Chat, dan Ovi Contact. Namun ternyata, layanan keluaran Nokia ini lagi-lagi tidak mampu bersaing dan kalah bila dibandingkan Blackberry.
Ketika Nokia sedang berada dalam kondisi kepanikan dan kesibukkannya terkait produk iPhone dan Blackberry, Nokia tidak menyadari kemunculan operating system baru yaitu Android yang mana pada awalnya disebut sebagai ‘copycat’ dari iPhone. Sistem open source yang ditawarkan oleh Androidlah yang membuatnya berhasil. Sistem yang dapat digunakan di headset lain, semakin mempermudah perkembangan dan pertumbuhan Android. Merespon isu ini, Nokia kemudian berusaha mengalahkannya dengan menciptakan sistem OS Meego di Nokia N9, yang pada akhirnya lagi-lagi gagal bersaing.
Berdasarkan history singkat diatas, terlihat bahwa Nokia tidak fokus dalam memposisikan produk yang dijualnya. Hal ini membuat ketika kompetitor masuk ke dalam pasar, Nokia menjadi tidak fokus dan berusaha melakukan tindakan “copycat” untuk mengalahkan kompetitor tersebut. Tetapi pada kenyataannya, sebenarnya Nokia telah kalah semenjak awal karena telah “keduluan” sehingga kompetitor berhasil mendapatkan market share yang banyak terlebih dahulu. Tidak hanya itu saja, faktor kesalahan Nokia yang kedua terdapat pada divisi research and development mereka yang kurang terlatih bila dibandingkan dengan para kompetitor. Jika Nokia ingin mengalahkan kompetitor “trendsetter” tersebut, Nokia harus menjadi “followers” yang memiliki sistem atau fitur yang lebih daripada si “trendsetter”, untuk dapat men-drive customer agar kembali kepada Nokia.
Customer Specialization Focus
Bagian lu ya Sul.. Paper max 10 hlmn, lu atur aja.. Pembahasan lu tpi jgn jdi dikit n ngak dalem, liat contoh Ovi n Sisca ya mreka punya bagus.. Kalo ngak cukup, yg bagian awal ntu gambar delete aja, jdi lgsung masuk ke Cost Leadership.. Tapi mesti na cukup c, ini space lu 2 halaman full wkwkwk (kalo tulisan merah ini d delete smua, bsa kliatan)
Font Calibri 11
Awal paragraf dimulai menjorok d 1,5
Klik kananparagraphbefore 0pt, after 12pt, line spacing 1,5
Pastiin susunan kata yg rapi ya jgn brantakan. No typo. Bhs Inggris pake huruf italic, kayak customer, strategy, goal, profit, plan. Okay slamat brjuang!!
Product Specialization Focus
Gillette merupakan merek pisau cukur yang berasal dari Amerika Serikat. Perusahaan ini pertama kali didirikan pada tahun 1901, oleh King C. Gilette dan berbasis di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Setelah berdiri selama lebih dari 100 tahun, kini Gilette telah menguasai hampir seluruh pasar dunia dalam bidang pisau cukur, terutama di Amerika, Eropa, dan Asia.
Gillette merupakan salah satu perusahaan yang mengedepankan product specialization focus, karena perusahaan tersebut hanya fokus untuk memproduksi pisau cukur dan cream untuk cukur. Sesuai dengan teori ini, Gillette hanya memproduksi sedikit jenis produk namun menawarkan produk tersebut ke customer groups yang berbeda. Selain itu, dengan hanya memproduksi sedikit jenis produk, perusahaan dapat lebih fokus kepada keinginan dan kepuasan konsumen. Meskipun hanya memproduksi sedikit jenis produk, perusahaan yang melakukan spesialisasi produk memiliki segmen pasar yang luas.
Seperti yang telah kita ketahui, Gillette hanya memproduksi pisau cukur dan cream untuk mencukur. Namun, target market Gillette memiliki cakupan yang luas. Selain dapat digunakan untuk pria maupun wanita, Gillette memproduksi pisau cukur yang memiliki harga yang berbeda, sehingga dapat mencakup selurus segment market. Pisau cukur yang di produksi Gillette memiliki kualitas produk yang bermacam-macam. Ada yang berkualitas tinggi sehingga harga yang ditawarkan pun cenderung tinggi, ada yang berkualitas sedang, dan ada pula yang berkualitas rendah sehingga harga yang ditawarkan cenderung murah. Dengan perbedaan kualitas pada jenis produk yang sama, Gillette dapat dikatakan telah mengikuti product specialization focus dan dengan demikian, Gillette dapat mencakup banyak customer groups, yaitu customer dengan tingkat ekonomi rendah, sedang, maupun tinggi.
Dengan product specialization focus, keuntungan yang diperoleh Gillette adalah perusahaan tersebut dapat tetap fokus kepada reputasi perusahaan pada pengembangan produknya. Dengan demikian, karena Gillette sudah sangat terkenal di bidang pisau cukur dan hampir semua orang telah mengetahui Gillette, perusahaan hanya perlu tetap menjaga reputasi perusahaan atas produksi pisau cukur tersebut. Keuntungan lainnya yaitu perusahaan tidak perlu mengeluarkan banyak anggaran untuk melakukan research and development produk, karena hanya sedikit jenis produk yang diproduksi. Disamping itu, keuntungan lainnya adalah perusahaan dapat fokus terhadap marketing yang ada, karena hanya sedikit lini produk yang dikeluarkan.
Namun, dengan menganut product specialization focus, terdapat pula kerugian bagi perusahaan. Kerugian-kerugian tersebut adalah: 1. Resiko tinggi: Spesialisasi produk memiliki resiko yang sangat tinggi jika terjadi penurunan permintaan pasar secara tiba-tiba. Perusahaan yang menganut spesalisasi produk dapat mengalami kerugian yang besar karena tidak memiliki produk lain. Contohnya adalah jika secara tiba-tiba muncul perusahaan baru (entrants) yang menjual pisau cukur dengan harga yang jauh lebih murah dan kualitas yang sama di pasar. Maka secara otomatis hal ini akan membuat konsumen berpaling kepada perusahaan baru tersebut dan mengancam Gillette (incumbents), karena Gillette akan kehilangan permintaan dimana produk tersebut merupakan “makanan” satu-satunya Gillette. 2. Kehilangan opportunity: Perusahaan yang memiliki sedikit lini produk otomatis akan kehilangan opportunity akan penjualan produk lainnya. Di satu sisi, jika mereka memproduksi jenis produk lain, mungkin hal tersebut akan meningkatkan profit perusahaan karena perusahaan telah memiliki nama dan reputasi yang baik dimata konsumen (umbrella branding). Jika dikaitkan dengan Gillette, jika perusahaan tersebut memproduksi peralatan mandi bagi kaum pria, mungkin profit yang didapatkan perusahaan akan meningkat, karena banyak kaum pria yang telah mengenal dan familiar dengan brand Gillette, serta sudah percaya akan kualitas Gillette, sehingga akan dengan mudah menarik perhatian mereka untuk membeli produk tersebut.
Geographic Specialization Focus
Teori ini berbicara mengenai perusahaan yang menawarkan dan menjual variasi produk kepada konsumennya pada ruang lingkup geografi tertentu (hanya 1 daerah saja). Pada beberapa kondisi bisnis tertentu, tingkat demand yang tinggi membuat pasar dipenuhi oleh banyak pemain, sehingga meningkatkan jumlah kompetitor dan tingkat persaingan yang semakin sengit. Oleh karena itu, untuk menghindari kondisi tersebut perusahaan sebaiknya fokus untuk bermain di segmen pasar dengan tingkat demand yang rendah, dengan begitu keuntungan yang didapatpun akan bertambah. Qatar Ag adalah sebuah perusahaan global yang bergerak dalam bidang investasi dan proyek-proyek di daerah Qatar. Sebagai pemain kunci yang muncul dalam industri otomotif global, perusahaan ini fokus kepada pencapaian proyek global yang memanfaatkan kekuatan industri dan keuangan Qatar, seperti komponen aluminium, bahan baterai Lithium-ion, bahan canggih ringan, dan perakitan otomotif khusus. Qatar Ag terbuka untuk investasi di seluruh dunia, dengan maksud untuk membangun Qatar menjadi fasilitas jaringan global. Dengan mengedepankan pembangunan negara yang merupakan konsumen dalam ruang lingkup sempit, serta melakukan penjualan dengan beberapa variasi produk, maka Qatar Ag dapat dikatakan menjalankan bisnis berlandaskan geographic specialization focus. Dengan hanya melakukan penjualan di negara sendiri seperti ini, maka Qatar Ag berkemungkinan memperoleh permintaan tinggi dikarenakan konsumen telah mengetahui kualitas produk dari perusahaan yang hanya fokus pada satu daerah yang telah dikenal baik. Kondisi bisnis dengan jumlah kompetitor yang tidak begitu banyak ini, membuat perusahaan dapat memenuhi permintaan konsumennya dengan keuntungan yang bisa didapat meskipun tidak sebanyak perusahaan lain pada umumnya. Variasi produk yang ditawarkan oleh Qatar Ag dapat digunakan untuk kepentingan industri di negara Qatar, seperti bahan canggih ringan yang dapat digunakan dalam pembuatan gadget lokal atau perakitan otomatif khusus yang dapat dilakukan dalam menciptakan kendaraan dengan brand lokal. Dengan perbedaan variasi barang, Qatar Ag dapat membangun negara sesuai dengan visi yang diinginkannya. Karena pada dasarnya, visi perusaahaan Qatar Ag adalah membangun sebuah klaster industri otomotif pada tahun 2020 yang berbasis pengetahuan, sekaligus menciptakan lapangan kerja terampil di daerah Qatar.…...

Similar Documents

Free Essay

Strategic

...Strategic Initiatiative FIN/370 Strategic Initiative Whether the example is a sports team, small convenience store or major franchise, organizations generally adhere to several common practices in an effort to succeed. The first of these actions usually starts with a game plan for the future. The game plan is named differently depending on the organization establishing it. However, in the end, it is a strategic plan initiative that identifies how the organization plans to achieve its goals in the future. These goals not only include financial but also community, environmental, and charitable goals. The following data will cover Wal-Mart’s latest strategic initiative while answering several key questions concerning the initiative, which include: 1. How the initiative affects the organizations financial plan 2. How the initiative affects costs and sales 3. Risks and affects associated with the initiative Strategic Planning Initiative for Wal-Mart and Initiative Identified in Annual Report A strategic planning initiative Wal-Mart implemented to help grow the company is the “Save Money, Live Better” initiative. To ensure the initiative was a success, the company identified several components that needed to be addressed. For example, one of the “Save Money, Live Better” initiative’s objectives is to achieve price leadership for Wal-Mart. The company’s plan to achieve price leadership is to do everything in its power to...

Words: 1335 - Pages: 6

Premium Essay

Strategic

...The purpose of this paper is a synopsis that the author will analyze seven of the forces and trends that Lusti Laundromat must take into consideration including economic, legal and regulatory. The author will describe how the company adapts to changes, and analyze the supply chain operations. By identifying the major issues or opportunities that the company faces with the synopsis, the author can generate a hypothesis surrounding each issue and research questions. The author will conclude by identifying the circumstances surrounding each issue, classifying the circumstances; attributing the importance of each classification; and test the accuracy of the importance for each classification. Strategic Planning is a tool the organizations use to concentrate its energy, to ensure that the workforce and all members of the company are working towards the same goal previously establish. The primary purpose of strategic planning is to assess and adjust the organization’s direction in response to a changing environment. Strategic planning is necessary to allow the firm to keep its competitive advantage, and that is what makes the difference on successful companies. For Lusti Laundromat, a coin laundry store in South Florida, the administration understand the importance of strategic planning to pursue the goals previously set and to make sure the workforce meets the standards of the organization. Given the success achieved so far Lusti Laundromat management decided to expand and open......

Words: 335 - Pages: 2

Premium Essay

Exploring the Chalenges of Strategic Management Accounting in the Post Global Economic Crisis Era

...EXPLORING THE CHALLENGES OF STRATEGIC MANAGEMENT ACCOUNTING IN POST GLOBAL ECONOMIC CRISIS ERA IN NIGERIA: IMPLICATIONS FOR THE NIGERIAN PROFESSIONAL BY BENNETT B. BENNETT UNIZIK/ACC/Ph.D./2011387014F DEPARTMENT OF ACCOUNTANCY, FACULTY OF MANAGEMENT SCIENCES, NNAMDI AZIKIWE UNIVERSITY, AWKA SEPTEMBER, 2012 TABLE OF CONTENTS Certification Approval Declaration Acknowledgement List of Tables Abstract CHAPTER ONE INTRODUCTION 1.0 Background to Study 1.1 Statement of Research Problem 1.2 Objective of Study 1.3 Research Question 1.4 Research Hypothesis 1.5 Significance of the Study 1.6 Scope and Delimitation of Study 1.7 Limitations CHAPTER TWO LITERATURE REVIEW 2.1 Historical Background 2.2 Conceptual Frame work 2.3 theoretical Frame work 2.4 Review of Current Literature CHAPTER THREE METHODOLOGY 3.1 Design of the Study 3.2 Data Collection 3.3 Method of Data Analysis CHAPTER FOUR DATA PRESENTATION, ANALYSIS AND INTERPRETATION 5.1 Summary 5.2 Conclusion 5.3 Recommendations 5.4 Suggestions for Further Studies Bibliography Appendix CERTIFICATION This is to certify that this research work was carried out by Bennett, B. Bennett of the Department of Accountancy Nnamdi Azikiwe University, Awka. _______________________ Prof. B.C. Osisioma Date. APROVAL This paper titled “Exploring the Challenges of Strategic Management Accounting in Post Global Economic Crisis Era:......

Words: 3081 - Pages: 13

Premium Essay

Economics

...Strategic Planning Template Macro Environment Analysis Whatmakesagoodleader.com 1.1 External or Macro Environment Analysis Review the macro environment and list the trends that may affect your business. When completing a macro environment analyses you will be seeking to answer the questions “what will affect the growth of our industry as a whole” and “What is the likely impact of all of the things that affect the growth of our industry” The things that may affect your industry as a whole may also affect many industries, such as interest rate rises, however you are only concerned with the things that affect your industry. This template contains examples of trends to consider, the list is to be considered by no means exhaustive. You will have to review the examples provided and update the list with the trends that are more likely to affect your industry. Effect on industry growth Positive/negative Environmental factor Technological Factor Web for business transactions Technology for your products Technology for you process Genetic engineering Voice recognition computing Fibre-optics Electronic communications Composite materials Nanotechnology Comments Example: increased ecommerce. Page 1 of 4 Strategic Planning Template Macro Environment Analysis Whatmakesagoodleader.com Environmental factor Economic Factors Personal income rate Disposable income Average household debit Personal saving rate Unemployment rate Inflation rates Interest rates......

Words: 485 - Pages: 2

Premium Essay

Economics

...Strategic Planning Review Student’s name Institution Strategic Planning Review Introduction Any investment organization performs its operations based on the set objectives. The success of investment firms are realized when these objectives are met. Accomplishment of the desired goalswithin the firm depends on the management. Management refers to a body responsible for governance or arranging factors of production in a manner that perform efficiently and effectively. Management is wider in its operation. It encompasses planning, implementation and control( Morden,2007). The three operations within an organization must have a common point of connection which ensures concurrence. Planning involves setting up of ideologies for instance economic policies aimed at propelling the firm towards realizing its desired profitability levels. In most cases, planning involves intensive analysis of the current state of the firm, in order to find the point of weakness and strength within the organization. Also, external factors such as market trend, political stability, availability of labor and others are considered. The policies or ideologies set during planning must be pertinent with the current needs of the company. The set policies ought to be implemented. Implementation involves crystallization of the ideologies into practicalactions.Implementation is followed by control whereby the operations within the organization are subjected to regulations. Proper management strategies,......

Words: 3075 - Pages: 13

Premium Essay

Strategic

...BMGT500 – Strategic Management Review: Chapter 1-2 Class: ________________________ Student: ________________________ C 1. A company's strategy is most accurately defined as  A. management's approaches to building revenues, controlling costs and generating an attractive profit. B. management's concept of "who we are, what we do, and where we are headed." C. management's action plan in responding to economic and market conditions, competing successfully, conducting operations, and improving the company's financial and market performance. D. the business model that a company's board of directors has approved for outcompeting rivals and making the company profitable. E. the choices management has made regarding what financial plan to pursue. 2. A company's mission statement typically addresses which of the following questions?  A. "Who are we and what do we do?" B. "What objectives and level of performance do we want to achieve?" C. "Where are we going and what should our strategy be?" D. "What approach should we take to achieve sustainable competitive advantage?" E. "What business model should we employ to achieve our objectives and our vision?" c3. A winning strategy is one that  A. results in a company becoming the dominant market leader. B. produces exceptionally high levels of customer satisfaction and is both ethical and highly profitable. C. fits the company's internal and external situations, builds sustainable competitive advantage, and......

Words: 559 - Pages: 3

Premium Essay

It Strategic

...IT Strategies for Uncertain Economic Times How Microsoft delivers high-value solutions at low cost to help organizations improve productivity, accelerate agility, and reduce costs Abstract Even in uncertain economic times, leading organizations recognize that investing in information technology (IT) is a key differentiator that can help improve productivity, accelerate agility, and reduce costs. Intended for IT leaders and procurement professionals, this paper describes how Microsoft, with a long history of delivering high-value solutions and market-leading innovation at low cost, helps organizations accomplish these goals. Specifically, this paper will help organizations build an optimized IT infrastructure plan, understand important solutions for saving money, capitalize on future innovations, and maximize investments with the Microsoft Enterprise Agreement. December 2008 1 The information contained in this document represents the current view of Microsoft Corporation on the issues discussed as of the date of publication. Because Microsoft must respond to changing market conditions, it should not be interpreted to be a commitment on the part of Microsoft, and Microsoft or its respective suppliers cannot guarantee the accuracy of any information presented after the date of publication. This white paper is for informational purposes only. MICROSOFT AND ITS RESPECTIVE SUPPLIERS MAKES NO WARRANTIES, EXPRESS OR IMPLIED, AS TO THE INFORMATION IN THIS DOCUMENT.......

Words: 7963 - Pages: 32

Premium Essay

Strategic

...favourable CE “will be discussed based on this existing model and conceptual articles particularly in retail environments and then the most constructive key findings will be summarized. The package of CE comes with CL hence understanding of CE will be primarily reviewed in details. Customer experience management represents a business strategy designed to manage experience to results in a win-win value exchange between retailer and its customer. The paper reviewed mainly on conceptual framework (diagram A below) developed by (Dhruv Grewal, Michael Levy, V.Kumar, 2009) which discussed primarily how the retail drivers create superior customer experience. These retails drivers are in turn affected by macro factors such as political factors and economic and technological (eg. gasoline prices, Inflation, recession, increasing unemployment, interest rates, and decline in stock price and technological changes) Below are key five retails drivers :- * Promotion * Price and competitive effects * Merchandise Management * Supply Chain Management * Location Diagram A. Organising Framework for Customer Experience Management Whether the prior research on the above drivers are stable, we will review on different views of the literature. * Promotion experience To create excitement in order to attract the customer attention to stores, several retailers interested have expended their assortment of offering as form of “Promotion”. Using this method,......

Words: 3895 - Pages: 16

Free Essay

Strategic Interaction in Sports - Tv Timeouts Justified by Economic Principles

...In general, strategic interaction describes the way in which two parties trade. In sports, these trades are known as sponsoring. For instance, people are confronted with sponsoring in sports seeing logos of companies on t-shirts of a club, by TV ads which are shown in breaks of sporting events or by products we buy in our neighborhood drug store that are “officially” supporting the players of a professional soccer league. In the United States of America these phenomena of strategic interaction between companies and leagues, clubs or only team members are represented even stronger than in Europe. One main difference is the absence of TV timeouts in Europe. The main goal of this paper is to show how economic principles justify the introduction of these TV timeouts. First, it will describe the changes that have taken place concerning the advertising time outs in order to connect it to the underlying economic principles afterwards. Finally, it concludes with a summary of my findings. TV timeouts are basically artificial breaks of the gameplay to show the television viewer commercials during a sporting event in order to reach an audience as large as possible. In return, the league and the clubs receive a certain amount of money from the particular companies that desire to use the setting of the sporting event to show their commercials. As a consequence, some people might hold the view that artificially stopping the game to show commercials is not only boring for the audience in...

Words: 800 - Pages: 4

Premium Essay

Strategic

...effective Risk Management System with clearly stated procedures, utilizing various committees that constitutes senior management personnel with requisite expertise/experience. 1. Identifying Retail Banking Sector of HNB as a SBU HNB provides a wide array of products and services to its customers. But at a broader level it can be basically divided into two categories i.e Corporate Banking and Retail Banking. This assignment basically analyses about the retail banking category of HNB. Retail banking means providing services to individual customers and small and medium enterprises rather than dealing with big corporate customers. This report explains about the competitive strategy of bank, market analysis in which HNB operates, strategic capabilities and core competencies of HNB. As mentioned earlier HNB has received Best Retailer Bank for six consecutive years for providing vast range of products and services as listed below. • Savings Accounts o Capital Savings o HNB Adhishtana o Money Market Savings Account • Minor Savings Accounts o Singithi Kirikatiyo o Singithi Lama • Youth Savings Accounts o HNB YOU o HNB Teen Account o HNB Yauwanabhimana • Senior Savings Accounts o Senior Citizens Scheme • Current Accounts o Privilege Current Account o Shareline Current Account • Term Deposits o Fixed Deposits o......

Words: 2761 - Pages: 12

Premium Essay

Strategic

...Harper Adams University College BAs of International Business Management STRATEGIC MANAGEMENT BH003/DB362 Corporate strategy development To: PAT OAKLEY HAUC ID: 07192000; 07192100; 07192400 07192500; 07192800; 07195000; 8th December 2009 (Word count= 5, 232 excluding references) Content Page Section Page Summary 1 1. Introduction 2 2. Background 2 2.1 Kesa Electricals 2 2.2 DSG International PLC 2 3. The review of intended strategy of Kesa and DSG in the first year 3 3.1 The intended strategy of Kesa 3 3.2 The intended strategy of DSG 3 4. Analysis of external environment 3 4.1 Analysis of macro-environment 4 4.2 Analysis of industry 4 5. The importance of stakeholders 5 5.1 Kesa’s stakeholders 6 5.2 DSG’s stakeholders 6 5.3 Stakeholder mapping 7 6. Marketing management 8 6.1 Kesa Company 8 6.2 DSG Company 9 6.3 Compare and contrast the Companies 10 7. Operation management 12 7.1 Comparing the differences between Kesa and DSG with 6M’s frame 14 8. Human resources 16 8.1 Intangible factors of Kesa 16 8.2 Four Cs analysis of Kesa 16 8.3 The intangible factors of DSG 18 8.4 Four Cs analysis of DSG 18 9. Finance director 20 9.1Horizontal and vertical analysis 21 9.2 Ratio analysis 21 10. Change Management 26 11. The evaluation of two companies’ intended strategy in 06-07 30 11.1 The evaluation of Kesa’s intended strategy in 06-07. 30 11.2 The evaluation of...

Words: 10231 - Pages: 41

Premium Essay

Strategic

...question. However, Bamberger and Meshoulam “Conceptualise human resource strategy as an outcome: the pattern of decisions regarding the policies and practices associated with the HR system”. In my view, HRS is a set of ‘processes and activities’ that when implemented, result in an outcome. In aim to justify this statement by discussing the topic of human resource strategy in relation to the sub-headings listed above. By examining the reasons or ‘rationale’ for the emergence of human resource strategies in the modern business environment, the value, various strategy approaches, types and the concept of fit, I believe I can underline the importance of a well devised HRS to any overall business strategy or plan. Modern businesses and the economic environments in which they operate are very different from the organizations and economies examined by Chandler in his studies of ‘managerial capitalism’ (late 19th Century through to the 1970s). The development of technology, and the creation of global economies have resulted in a significant increase in efficient and effective competition within all industries operating in market economies. Firms con longer rely on competing aggressively simply on the reliable favorites of achieving economies of scale and creating ‘barriers to entry’ within their markets etc. Firms have become more market orientated as opposed to production focused (as highlighted by our recent study of Waterford), and this is part of the growth of the......

Words: 5793 - Pages: 24

Premium Essay

Strategic

...Strategic planning details an organization’s processes and procedures for defining its direction and decision making, in regard to resource allocation for the pursuit of that direction. Starbucks has been in existence since 1971 and has opened more than 17,000 retail stores in 50 countries, to serve millions of customers every day. It is no secret that careful and well executed strategic planning has been a catalyst for the organization’s continued success. When taking a glance at the company’s 2009 annual report, management can see how various planning initiatives impact the company’s financial prowess. In 2009, Starbucks launched an initiative to streamline operational procedures, in an effort to provide a more disciplined focus on unit economics. According to the Starbuck’s 2009 annual report, “We focused on operational excellence – from supply chain to back-end IT systems to store operations. We also developed a better go-to-market engine, with stronger creative execution and more effective channels to reach our customers” (Starbucks, 2009). The leadership at Starbuck has reported that this initiative, along with other improvements in cost structure, resulted in $580 million in costs savings in fiscal 2009. In more recent times, one of the more ground-breaking strategic initiatives that Starbucks has launched was the purchase of The Coffee Equipment Company and its Clover brewing® system. The Clover® machine uses a proprietary brewing process and has been regarded as the......

Words: 275 - Pages: 2

Premium Essay

Strategic

...Basics of Strategy: Strategy decisions are different from other decisions taken for the company. They are distinguished on three levels; Scale: A strategic decision covers the whole circle. Strategy decisions are big decisions and concerns competitors, suppliers as well as customers. Time-span: These decisions mostly impact the medium term and long term objectives of the company although there out come can also be seen in short term. Dedication: This means resources commitment and investment that cannot be undone simply. This is done in the marketing of the company, operation changing etc. (Haberberg A. and Rieple, A. 2008) A company's strategy refers to the when, how and why of its existence and working. It basically entails the efforts that the company's management put in to achieve its objectives that pertains to selection of type of clientele, market situation and market form, what competitive advantage to follow and how to perform successfully in long term with taking into the its implications in short term. (Thompson, A.A. and Strickland, A.J. 2003) Strategic Analysis Strategic analysis is very important for any company, whether operating on small or large scale. If an organization has a vision for long term existence then it has to follow the ground rules. As taken from Business Dictionary, strategic development is an ongoing scheme of things done to have the grip on the environment by obtaining the knowledge in which it is existing and to put......

Words: 2900 - Pages: 12

Premium Essay

Strategic

...The Battle for Value, 2004 FedEx Corp. vs. UPS, Inc. FedEx was form in economic class by Fred Smith in Yale University. In 1971, Smith invested 4 million dollars of his own capital and raises an addition of 91 million dollars to launch the firm. His key innovation was a hub and spoke distribution pattern. By 2003, FedEx owned 50,000 ground vehicles, 625 aircraft, 216500 employees and shipped more than 5.4 million packages daily. The company had $15.4 billion in assets, $830 million net income, and generated $22.5 billion revenues. UPS was founded in 1907 by Jim Casey. He started a bicycle messenger called American Messenger Company and changed its name to United Parcel Service of America in 1929. The success key of UPS was efficiency. UPS was the largest package-delivery company in the world. Both ground and air parcel delivery was the primary business. Gradually, the company offered more specialized transportation and logistics service. By 2003, UPS owned 88,000 ground trucks, 583 planes and 360,000 employees. | FedEx | UPS | Ground Vehicles | 50,000 | 88,000 | Aircraft | 625 | 583 | Employees | 216,000 | 360,000 | Packages shipped/ day | 5.4 million | 13 million | Assets | $15.4 billion | $28.9 billion | Net Income | $830 million | $2.9 billion | Revenue | $22.5 billion | $33.4 billion | Problem: Market observers of the air-package delivery industry considered how FedEx and UPS would develop. Was the performance of the companies in recent years......

Words: 1706 - Pages: 7

Inventurkiste, alles muß raus **/*/gestempelt Briefmarken, Belege! | Fiona Glascott | Auspuffrohr Abgasrohr Rohr Abgasanlage universal Ø38 42 45 48 50 54 57 65 76 mm